Aku Tolol
Ya... Sungguh konyol. Aku merasa tolol. Berontak saja. Cabik-cabik tubuhku, sayat kulitku dengan pisau iris tipis-tipis hingga habis. Dewasalah aku telah diperkenalkan pada kehilangan yang disamarkan dalam nyata yakni kamu. Tuhan berkatilah aku. Katamu; aku ini Anjing yang puas hingga buas kau kencingi. Katamu; berubah saja jadi wanita sembah agar kau memperbudak dengan mudah. Jangan benci padaku, aku ngerti. Cukup kau ucap santun tak perlu kau curigai. Dan silahkan kau pergi. Sementara aku dan kataku; Wanita tua putus asa pasti lekas sembuh dari sakitnya hati...

Komentar
Posting Komentar